Kembali ke Hub Edukasi ESG
Audit Emisi 5 menit baca November 2026

Memahami Emisi Scope 1, 2, dan 3 Berdasarkan Standar GHG Protocol

Penjelasan sistematis klasifikasi emisi gas rumah kaca korporasi untuk memudahkan pengumpulan data inventarisasi emisi karbon internal.

A

Anindita Prasetya, ST, M.Env

Carbon Footprint Lead Auditor

Standar Global: The Greenhouse Gas (GHG) Protocol

Saat mengaudit jejak karbon perusahaan, standar baku yang digunakan di seluruh dunia adalah GHG Protocol Corporate Standard. Standar ini membagi emisi menjadi tiga cakupan (Scopes) yang tegas:

* Scope 1 (Emisi Langsung): BBM Armada Mobil & Truk Kantor, Genset Diesel Cadangan, dan Kebocoran Refrigeran Gas AC Sentral. * Scope 2 (Emisi Tidak Langsung Energi): Konsumsi Listrik Jaringan PLN dan Uap/Pendingin Terpusat yang Dibeli. * Scope 3 (Emisi Rantai Pasok): Perjalanan Dinas Pesawat Karyawan, Pengadaan Material & Kemasan, dan Pembuangan Sampah Kantor ke TPA.


1. Scope 1 — Emisi Langsung (Direct Emissions)

Emisi yang berasal dari sumber-sumber yang dimiliki atau dikendalikan langsung oleh perusahaan. * Contoh Kasus: Pembakaran bensin/solar pada kendaraan inventaris operasional, gas alam pada boiler dapur hotel, dan kebocoran zat pendingin (HFC) pada sistem pendingin udara (AC sentral gedung). * Cara Mengukur: Catat total liter BBM yang dibeli per bulan $ imes$ faktor emisi resmi ESDM/IPCC.

2. Scope 2 — Emisi Tidak Langsung dari Listrik (Energy Indirect Emissions)

Emisi dari pembangkitan listrik yang dibeli dan dikonsumsi oleh organisasi. * Contoh Kasus: Tagihan listrik PLN bulanan untuk penerangan kantor, server room, dan mesin produksi. * Faktor Emisi Indonesia: Menggunakan faktor rata-rata jaringan Jawa-Madura-Bali (Jamali) sebesar ~0.770 kg CO2e per kWh.

3. Scope 3 — Emisi Rantai Nilai (Other Indirect Value Chain Emissions)

Seluruh emisi tidak langsung lainnya yang terjadi di rantai pasok hulu (upstream) dan hilir (downstream). Biasanya menyumbang 70-80% dari total jejak emisi suatu entitas korporasi. * Kategori Kunci: Tiket penerbangan dinas karyawan, limbah padat yang dibuang ke TPA, transportasi distribusi pihak ketiga, dan siklus hidup produk yang dijual.


Rekomendasi Langkah Pertama Bagi Tim CSR / Sustainability

1. Mulai dengan mengukur Scope 1 dan Scope 2secara akurat karena datanya ada di faktur tagihan internal (rekening PLN & bukti pembelian BBM).2. Gunakan [Kalkulator Karbon Bisnis SustainableWebId](/kalkulator)untuk mendapatkan angka estimasi tonase CO2e tahunan perusahaan Anda dalam hitungan detik.
Aksi Nyata Korporasi

Siap Mengaudit & Menerbitkan Laporan Keberlanjutan?

Tim spesialis SustainableWebId mendampingi proses dari inventarisasi awal emisi GHG Scope 1-3 hingga penyusunan laporan final siap diajukan ke OJK.